Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Taruhan Cinta

Taruhan Cinta

Aku masih berdiri dengan kakiku disini, menatap lurus bangunan megah diseberang jalan itu. Ya, kampus tercintaku. Meski tahun semakin membuatnya terlihat gagah, namun tak begitu membuat kakiku tetap kokoh berdiri. Aku terduduk diatas trotoar yg telah berkali-kali ku pijak sejak aku masuk di kampus ini. Rasanya semangatku mulai kendor, tak seperti awal aku menggebu ingin kuliah dan mendapat gelar Sarjana Filsafat Islam. Mungkin niatku dari semula telah salah kaprah, hanya sekedar ingin punya embel-embel di belakang namaku. Tapi apa peduliku, itu menjadi sebuah gengsi tersendiri.

“San,” tiba-tiba seorang menepuk pundakku dari belakang, sontak ku menatap ke arahnya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Skenario Terindah

Skenario Terindah

Matahari di kota Jogja pagi ini seolah tersenyum menyapa ku dengan begitu manisnya. Semanis hatiku yang saat ini sedang berbunga-bunga, karena kemarin aku baru saja lulus sidang skripsi dengan predikat sangat baik. Aku sangat bersyukur karena aku bisa lulus tepat waktu. Tinggal bagaimana aku mengejar mimpi-mimpiku berikutnya, yaitu aku ingin melanjutkan study S2 ku di luar negeri. Dihari Minggu yang cerah ini aku berencana untuk berjalan-jalan ke Toko Buku yang berada di perempatan kota.Aku ingin membeli beberapa buku tentang kepenulisan untuk menambah beberapa koleksiku yang juga berjejer rapi di rak buku kamarku.

Memang sejak beberapa tahun terakhir ini aku sedang sangat menyukai dunia tulis-menulis.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Surat Terakhir

 Surat Terakhir

Poooss…..!!!!
Teriakan tukang pos membangunkanku dari tidur siangku, aku yakin sekali surat kali ini untukku.
Ini pasti dari sahabatku,Dini. Aku dengan Dini sudah hampir setahun saling bertukar surat, awalnya kami berkenalan dengan tdak sengaja, pada awalnya aku mendapat surat tidak dikenal, saat aku cek ke kantor pos, ternyata surat itu memang nyasar.
Surat itu dari Dini yang bermaksud mengirimnya kerumah neneknya, kebetulan alamatnya hampir sama dengan alamat rumahku.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Best Friend Forever

 Best Friend Forever

“Sahabat adalah teman yang selalu ada apapun, kapanpun, dan dimana pun.”

Kalimat itu selalu terngiang ditelingaku. Itu adalah kalimat yang selalu diucapkan oleh sahabatku. Kami jarang bertemu karena sekolah kami berbeda. Walaupun kami jarang bertemu, tetapi persahabatan kami tetap utuh.
“Tut..tut..tut..”Handphone ku berdering. Setelah aku lihat ternyata Dinda yg menelepon ku. Dialah sahabatku.
“Hei sahabatku ! Apa kabarmu ?” Ucapnya semangat.
“Hei juga sahabatku ! Kabarku baik. Bagaimana dengan mu ?” Jawabku tak kalah semangat.
“Kabarku juga baik. Aku merindukanmu Cilla !” Ujarnya.
“Aku juga merindukanmu dinda !” Balasku.
“Oo. Sudah dulu ya, aku mau pergi dulu.: Ucapnya sembari mematikan telephone nya.
Ya ! Aku dan Dinda memang sering telphonan. Tiap weekend kami selalu telephonan

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS